Jumat, 17 Agustus 2012

Sejarah Nama Haurgeulis


Asal mula berdirinya Desa Haurgeulis, pada awalnya terdiri dari Tiga daerah yaitu Bunigeulis, GunungLarang, dan Cikidang Asal mula nama Desa Haurgeulis pada jaman Kerajaan Talaga manggung diambil  dari kata “ BUNI dan GEULISArtinya daerah yang terpencil tetapi sangat disukai oleh penduduk karena iklim dan panorama alam yang  indah, dan  pada jaman itu ada suatu lokasi / tempat yang dinamakan BUNI GEULIS dan dikaitkan dengan salah satu lokasi yang banyak rumpun Haur  yang sangat aneh , karena tidak memiliki pelepah bambu ( Solokop ) akhirnya sesepuh pada zaman itu mempunyai rempugan kata BUNI GEULIS  dikaitkan dengan keanehan bambu tersebut.
Nama BUNI GELIS di rubah menjadi HAURGEULIS.


HAUR = Bambu

GEULIS = Cantik / indah

Dan pada saat itu menurut Sejarah Desa Haurgeulis dipimpin oleh seorang jawara yang bernama KI DEMANG selama ± 30 Tahun sejak tahun 1791 – 1821.
      
Setelah KI DEMANG berhenti diganti oleh seorang jawara lagi yang bernama BAPAK SUMINTA. Ia memimpin Desa Haurgeulis selama ± 20 Tahun sejak tahun 1822 – 1842. Menurut riwayat yang ada
      
Dari Tahun 1843 setelah BAPAK SUMINTA berhenti diganti oleh BAPAK UJEG. Kepemimpinannya sekitar tahun 1843 – 1863 ± 20 Tahun.

Secara singkat setelah dipimpin ketiga jawara tersebut Haurgeulis sampai sekarang sudah terjadi 18 kali pergantian kepimpinan.

Setelah BAPAK UJEG, menurut data sejarah yang ada telah dipimpin oleh pimpinan sebagai berikut :


Daptar Nama Kepala Desa Haurgeulis setiap periode :
No
N A M A
Lama Bekerja
PERIODE
1
DEMANG
30 th
1791 – 1821
2
SUMINTA
20 th
1822 – 1842
3
UJEG
20 th
1843 – 1863
4
PARMI
3 th
1864 – 1867
5
SARTIAH
19 th
1867 – 1886
6
K. ARGAKARIA
20 th
1887 – 1908
7
H. YUSUP
15 th
1908 – 1923
8
JATMA
2 th
1924 – 1926
9
ABDUL JALIL
20 th
1927 – 1947
10
DASUKI


11
JUHRI
2 th
1947 – 1949
12
ARJAM


13
SUHARJA
16 th
1949 – 1965
14
AMIN SUHAEJI
8 th
1966 – 1974
15
AMIN TAPRAJA
10 th
1974 – 1983
16
M. PAKIH
10 th
1984 – 1995
17
ASIKIN
8 th
1995 – 2003
18
ABDUL MAJID

2003 - skrg
      


Dan pada sekarang ini Desa Haurgeulis dipimpin oleh seorang kepala Desa yang bernama ABDUL MAJID yang telah memimpin Desa Haurgeulis selama ± 8 Tahun mulai Tahun 2003 sampai dengan sekarang.

Disadur dari Buku sejarah Desa Haurgeulis yang di sadur tahun 1871

                                   Haurgeulis, 2 Januari 2010
                    KEPALA DESA HAURGEULIS




                                                                                           ABDUL MAJID

SEJARAH SINGKAT DESA HAURGEULIS


SEJARAH SINGKAT DESA HAURGEULIS

GAMBARAN DESA

  1. Sejarah Desa

Pada jaman dahulu Desa sejahtera berupa hutan. Suatu ketika datang seorang yang sakti dan bijaksana yang bernama Aki Midun yang berasal dari gunung kanci, beliau salah seorang cucu dari Aki Winarita. Aki midun datang ke Lebak Tanjung karena adanya suatu peristiwa yaitu pada waktu mudanya beliau suka merantau dan mengembara maupun bertapa serta berguru untuk mendapatkan ilmu dan kesaktian bahkan setelah menikahpun beliau masih suka melakukan kesenangan merantau meninggalkan seorang istri. Suatu ketika Aki Midun pulang dari merantau mendapatkan istrinya sudah menikah lagi, karena kecewa beliau meninggalkan kampungnya menuju kearah timur menyebrangi sungai Cisaca sampai ke kebon Waru, dikampung tersebut beliau bertemu seorang tokoh yang masih saudara yang kemudian memberi petunjuk agar menetap di sebelah selatan kebon Waru disebuah bukit berbatu padas putih.

Suatu hari datang seorang tamu bernama kartanagara meminta perlindungan kepada aki midun dan diperbolehkan menetap diwilayah kebon waru. Kartanagara adalah seorang pelarian yang dicari oleh belanda. Karena kesaktian aki midun wajah kartanagara diusap langsung berubah wajahnya kemudian diganti namanya menjadi Panji Sakti dan menetap di kebon Waru. Suatu ketika datang tentara belanda ke Aki Midun mencari pelarian yang bernama Kartanagara. Kemudian komandan tentara Belanda dipertemukan dengan kartanagara “Apakah orang ini yang dicari oleh Belanda” karena wajahnya sudah berubah, komandan tentara Belanda tidak mengenal lagi wajah Kartanegara, kemudian menjawab “Bukan orang ini yang dicari”.

Sepeninggal tentara Belanda, Panji Sakti (Kartanagara) mengucapkan terima kasih kepada Aki Midun dengan memberi ayam jago bernama si Jagur, ayam tersebut setiap di adu pasti menang sehingga sangat terkenal, dikemudian hari kampung kebon Waru berubah menjadi Desa dengan nama Desa Jagur. Setelah orde Baru kemudian diganti menjadi Desa Sejahtera.

Pada waktu penjajahan, Desa haurgeulis termasuk daerah distrik Talaga yang diperintah oleh seorang Tumenggung. Dan Desa Haurgeulis masih meliputi Desa Cikidang, Gunung Larang, Sukamenak, yang kemudian tahun 1842 berdiri menjadi empat Desa. Semenjak itu Desa Haurgeulis termasuk wilayah kecamatan Bantarujeg, Kawedanan Talaga. Dari berdirinya Desa Haurgeulis tidak mengalami perubahan apa-apa, keadaan aman tentram berkat keaktifan para pemimpin dan tokoh masyarakatnya.

Peristiwa yang menyedihkan terjadi sejak penjajahan Jepang di Negara kita. Keadaan masyarakat pada waktu itu sangat menderita kekurangan sandang dan pangan. Pada tahun 1947 – 1960 Desa Haurgeulis mengalami kehancuran atas tindakan gerombolan DI / TII, banyak sekali yang rumah dibakar habis dan kekayaan desa di garong. Bahkan terjadi empat orang di bunuh diantaranya seorang kepala desa yang bernama Juhri.

Setelah aman dari gangguan DI/TII dengan kesadaran dan keinsafan diri telah membangun kembali desanya, bahu membahu antara rakyat dan pemimpinnya melaksanakan pembangunan tahap demi tahap
Sejak berdirinya sampai sekarang telah mengalami pergantian kepala desa sebanyak 18 orang.

Daptar Nama Kepala Desa Haurgeulis setiap periode :
No
N A M A
Lama Bekerja
PERIODE
1
DEMANG
30 th
1791 – 1821
2
SUMINTA
20 th
1822 – 1842
3
UJEG
20 th
1843 – 1863
4
PARMI
3 th
1864 – 1867
5
SARTIAH
19 th
1867 – 1886
6
K. ARGAKARIA
20 th
1887 – 1908
7
H. YUSUP
15 th
1908 – 1923
8
JATMA
2 th
1924 – 1926
9
ABDUL JALIL
20 th
1927 – 1947
10
DASUKI


11
JUHRI
2 th
1947 – 1949
12
ARJAM


13
SUHARJA
16 th
1949 – 1965
14
AMIN SUHAEJI
8 th
1966 – 1974
15
AMIN TAPRAJA
10 th
1974 – 1983
16
M. PAKIH
10 th
1984 – 1995
17
ASIKIN
8 th
1995 – 2003
18
ABDUL MAJID

2003 - skrg